Zodiak Ophiuchus Tanggal Berapa? Hoax atau Fakta, dan Apakah Zodiak Berubah
Diperbarui: 2026-09-30
Ophiuchus memang dilewati Matahari, tapi di situs ini zodiak tetap dua belas dan zodiakmu tidak berubah.
Ada kabar yang bilang zodiak sekarang jadi tiga belas, lengkap dengan nama NASA sebagai pihak yang katanya menggantinya. Kalau kamu lahir di akhir November atau awal Desember, wajar kalau langsung muncul pertanyaan: jangan-jangan selama ini kamu bukan Sagittarius? Jawabannya bisa dicek sendiri, asal tiga klaim di dalam kabar itu dipisah satu per satu.
Hoax atau Fakta? Tiga Klaim yang Nilainya Beda
Klaim 1: Ophiuchus itu rasi bintang resmi. Fakta. Dalam Sidang Umum pertamanya di Roma tahun 1922, Persatuan Astronomi Internasional (IAU), lewat komisi yang mengurus notasi dan satuan, menyepakati daftar 88 rasi bintang untuk seluruh langit. Ophiuchus ada di daftar itu, dengan singkatan Oph dan nama populer berbahasa Inggris "The Serpent Bearer" alias Pembawa Ular. Sumber: IAU, The Constellations (dicek 30 September 2026).
Klaim 2: Matahari melewati Ophiuchus. Fakta, selama yang dimaksud adalah rasi bintang versi astronom. NASA menulis bahwa Matahari sebenarnya bergerak melewati 13 rasi, bukan 12 ("the sun actually moves through 13 constellations, not 12"). Data posisi Matahari dari NASA JPL juga mencatat Matahari berada di dalam batas Ophiuchus; tanggalnya ada di bagian berikut.
Klaim 3: NASA mengganti zodiak, jadi zodiakmu berubah. Bagian "NASA mengganti zodiak" itulah yang hoax; soal zodiakmu sendiri, jawabannya ada di bagian "Apakah Zodiak Berubah?" di bawah. Dalam unggahan berjudul "Constellations and the Calendar" di akun resmi NASA, tertanggal 20 September 2016, NASA menulis: "We didn’t change any zodiac signs, we just did the math." Artinya, mereka tidak mengganti zodiak apa pun, hanya menghitung. Di unggahan yang sama NASA menegaskan "we study astronomy, not astrology": yang mereka pelajari astronomi, bukan astrologi. Sumber: NASA, Constellations and the Calendar (dicek 30 September 2026).
Zodiak Ophiuchus Tanggal Berapa? Ini Datanya
Di sini pertanyaan "tanggal berapa" dijawab dari sisi astronominya: kapan Matahari, dilihat dari Bumi, berada di dalam batas rasi Ophiuchus. Angka di bawah dibaca dari tabel per jam JPL Horizons, sistem efemeris milik NASA JPL. Pengaturannya: posisi pusat Matahari dilihat dari pusat Bumi, batas rasi bintang IAU 1930, jam WIB, dicek 30 September 2026. Tanggal masuk adalah baris jam pertama yang sudah mencatat Ophiuchus; tanggal keluar adalah baris jam pertama yang sudah mencatat Sagittarius.
- 1990: masuk Ophiuchus 30 November, keluar ke Sagittarius 18 Desember
- 2000: masuk 29 November, keluar 18 Desember
- 2010: masuk 30 November, keluar 18 Desember
- 2025: masuk 30 November, keluar 18 Desember
- 2026: masuk 30 November, keluar 18 Desember
Di tahun-tahun yang dicek itu, jadi, rasi Ophiuchus berada di belakang Matahari mulai 29 atau 30 November sampai 18 Desember. Jam pergantiannya beda-beda. Tahun 2000 pergantiannya jatuh pada malam 29 November (baris pukul 21.00 WIB), sedangkan tahun 2026 pada siang 30 November (baris pukul 13.00 WIB). Keluarnya tahun 2026 tercatat di baris pukul 21.00 WIB tanggal 18 Desember. Kalau kamu lahir tepat di tanggal pergantian, jam lahir ikut menentukan.
Sekarang taruh angka itu di samping tabel yang dipakai situs ini. Di tabel tanggal zodiak, Scorpio 24 Oktober sampai 22 November, dan Sagittarius 23 November sampai 21 Desember. Seluruh rentang Ophiuchus tadi jatuh di dalam jatah Sagittarius. Dua contoh dari tahun 2000:
- Lahir 5 Desember 2000: di tabel situs ini tercatat Sagittarius, dan rasi di belakang Matahari hari itu Ophiuchus.
- Lahir 26 November 2000: di tabel tetap Sagittarius, padahal rasi di belakang Matahari waktu itu Scorpius. Tahun itu Matahari masuk Scorpius pada 23 November (baris pukul 09.00 WIB) dan baru pindah ke Ophiuchus pada 29 November.
Contoh kedua menunjukkan bahwa tanda zodiak dan rasi di belakang Matahari bisa tidak sama walaupun Ophiuchus sama sekali tidak terlibat.
Kenapa Zodiak Ophiuchus Dihapus? Versi NASA: Ditinggalkan Sejak Awal
Kata "dihapus" kurang pas kalau mengikuti penjelasan NASA di unggahan yang sama. Orang Babilonia, yang hidup lebih dari 3.000 tahun lalu, membagi zodiak menjadi 12 bagian sama besar, seperti memotong pizza jadi 12 potong, lalu memilih 12 rasi bintang, satu untuk tiap potong. Mereka sudah punya kalender 12 bulan yang berpatokan pada fase Bulan, jadi tiap bulan kebagian satu potong zodiak.
Menurut NASA, cerita-cerita kuno orang Babilonia sendiri sudah menyebut 13 rasi di zodiak. Maka mereka memilih satu, Ophiuchus, untuk ditinggalkan. Bahkan setelah itu pun, beberapa dari 12 rasi pilihan tidak pas di potongannya dan melewati batas ke potongan berikutnya. Jadi menurut versi ini, Ophiuchus tidak dicoret belakangan; ia tidak dipilih waktu dua belas potong itu disusun.
NASA juga menjelaskan kenapa pembagian rata itu tidak pas dengan langit. Ukuran dan bentuk rasi bintang berbeda-beda, sehingga lama Matahari segaris dengan tiap rasi juga berbeda: garis dari Bumi melewati Matahari mengarah ke Virgo selama 45 hari, tapi ke Scorpius hanya 7 hari. Supaya rapi dengan kalender 12 bulan, orang Babilonia mengabaikan kenyataan bahwa Matahari melewati 13 rasi, lalu memberi 12 rasi itu jatah waktu yang sama.
Ada satu pergeseran lagi. Menurut NASA, waktu orang Babilonia pertama kali menyusun 12 tanda zodiak, ulang tahun di sekitar 23 Juli sampai 22 Agustus berarti lahir di bawah rasi Leo. Sekarang, 3.000 tahun kemudian, langit sudah bergeser karena sumbu Bumi (Kutub Utara) tidak lagi menunjuk ke arah yang persis sama. Situs ini membahas pergeseran langit itu lebih panjang di bagian presesi pada panduan shio vs zodiak Barat.
Rasi Bintang dan Tanda Zodiak Menjawab Pertanyaan Berbeda
Sumber kebingungannya ada di sini: kata "zodiak" dipakai untuk dua hal.
Yang pertama rasi bintang versi astronom. Menurut IAU, batas-batas rasi bintang diusulkan Eugène Delporte dari Observatorium Kerajaan Brussel, disetujui IAU pada Sidang Umum di Leiden tahun 1928, dan hasilnya diterbitkan tahun 1930. Dengan itu rasi bintang menjadi wilayah langit yang batasnya ditentukan secara ilmiah. IAU juga menulis bahwa kalau astronom menyebut sesuatu berada "in" sebuah rasi, maksudnya benda itu ada di dalam batas wilayah tersebut, bukan bagian dari pola bintangnya. Jadi "Matahari di Ophiuchus" artinya Matahari sedang berada di dalam wilayah langit bernama Ophiuchus.
Yang kedua tanda zodiak dalam astrologi: dua belas potong sama besar yang menurut NASA pertama kali disusun orang Babilonia tadi. Situs ini memakai sistem tropis Barat untuk tanda-tanda itu; bedanya dengan sistem sideris dijelaskan di kamus tropis vs sideris.
Dua peta ini menjawab dua pertanyaan yang berbeda. "Rasi apa yang ada di belakang Matahari waktu aku lahir?" dijawab oleh data astronomi seperti tabel JPL di atas. "Aku masuk tanda zodiak apa?" dijawab oleh sistem dua belas tanda seperti yang dipakai situs ini. Jawabanmu bisa berbeda di dua peta itu tanpa ada yang salah hitung.
Apakah Zodiak Berubah?
Tergantung "berubah" yang mana.
Kalau maksudnya "apakah NASA mengubah zodiak", jawabannya tidak, sesuai kalimat NASA yang dikutip di atas.
Kalau maksudnya "apakah zodiakku di situs ini berubah", jawabannya juga tidak. Tabel tanggal, dua belas halaman ramalan zodiak, dan pembagian empat elemen di sini hanya mencakup dua belas tanda itu, dan tidak ada tanda Ophiuchus di dalamnya.
Yang memang bisa bergeser adalah tanggal batas antartanda. Tabel tanggal zodiak situs ini mencatat bahwa batas persisnya bisa bergeser satu-dua hari tiap tahun, dan menyarankan orang yang lahir di hari-hari perbatasan untuk mengecek posisi persis Matahari memakai tahun dan waktu lahir. Soal lahir "di perbatasan" dibahas di kamus cusp.
Sifat, Elemen, dan Lambang Ophiuchus
Soal lambang, daftar IAU mencatat Ophiuchus sebagai nama Latin yang diadopsi IAU tahun 1930, dengan nama populer berbahasa Inggris "The Serpent Bearer", si pembawa ular. Bentuk gambarnya tidak dibakukan: IAU menulis bahwa untuk rasi-rasi IAU tidak ada gambar garis atau gaya lukisan yang ditetapkan secara formal, sehingga satu rasi bisa punya beberapa versi gambar.
Untuk sifat dan elemen, situs ini tidak menulis apa-apa. Ophiuchus bukan salah satu dari dua belas tanda yang dipakai di sini, jadi tidak ada deskripsi kepribadian, elemen, atau ramalan untuknya.
Satu catatan biar adil. NASA Space Place menulis bahwa astrologi penting bagi sebagian tradisi budaya, tapi klaim-klaimnya tidak didasarkan pada bukti ilmiah (NASA Space Place, What Are Constellations?, dicek 30 September 2026). Situs ini menyajikannya sebagai hiburan, seperti tertulis di halaman penafian.
Pertanyaan Umum
Zodiak ke 13 apa?
Zodiak ke-13 yang dimaksud adalah Ophiuchus, rasi yang menurut NASA ditinggalkan orang Babilonia waktu menyusun dua belas tanda. Ophiuchus salah satu dari 88 rasi bintang resmi IAU, dengan nama populer berbahasa Inggris "The Serpent Bearer" (Pembawa Ular). Di situs ini Ophiuchus tidak dihitung sebagai tanda zodiak; daftarnya tetap dua belas.
Zodiak Ophiuchus bulan apa?
Menurut tabel JPL Horizons yang dicek untuk tahun 1990, 2000, 2010, 2025, dan 2026, Matahari berada di rasi Ophiuchus mulai 29 atau 30 November sampai 18 Desember (jam WIB). Di tabel tanggal situs ini, hari-hari itu termasuk Sagittarius.
Aku lahir 10 Desember, jadi Sagittarius atau Ophiuchus?
Di tabel zodiak situs ini kamu Sagittarius (23 November sampai 21 Desember). Kalau yang ditanya rasi apa yang ada di belakang Matahari waktu kamu lahir, untuk tahun-tahun yang dicek jawabannya Ophiuchus.
Benarkah NASA mengubah zodiak?
Tidak. Dalam unggahan tertanggal 20 September 2016, NASA menulis "We didn’t change any zodiac signs, we just did the math".
Apakah zodiak berubah setiap tahun?
Zodiak Matahari kamu ditentukan oleh posisi Matahari saat kamu lahir, jadi tidak berganti tiap tahun. Yang bisa bergeser satu-dua hari dari tahun ke tahun adalah tanggal batas antartanda, jadi kalau kamu lahir di hari perbatasan, tahun dan jam lahir ikut menentukan.