Sebuah peta punya sepuluh planet dan banyak poros, tetapi 'bobot' mereka tak setara. Ketika sebuah planet menonjol karena jatuh di posisi kunci, membentuk banyak aspek, atau berkaitan erat dengan poros seperti ascendant dan Matahari, ia mungkin dipandang sebagai planet dominan peta itu.
Tiap perangkat lunak astrologi memakai metode pemberian skor berbeda untuk menentukan planet dominan, sehingga peta yang sama dengan algoritma berbeda kadang memberi hasil berbeda. Orang memakainya untuk cepat menangkap gaya paling menonjol seseorang, misalnya 'ini peta yang sangat Merkurius' mengisyaratkan pemikiran dan ekspresi yang aktif.
Planet dominan hanyalah satu sudut peringkasan dan tak bisa menggantikan pembacaan menyeluruh seluruh peta. Isinya dibagikan hanya untuk hiburan dan minat budaya.