Retrograde tidak berarti sebuah planet benar-benar berbalik arah. Setiap planet terus bergerak maju di sepanjang orbitnya sendiri; hanya perbedaan kecepatan relatif antara Bumi dan planet itulah yang, dari sudut pandang kita, membuatnya tampak mundur untuk sementara. Ini disebut gerak semu, sebuah fenomena yang sudah lama dijelaskan astronomi.
Dalam astrologi, gerak maju kerap dipandang sebagai energi yang bergerak keluar dan mendorong ke depan, sementara retrograde dibaca sebagai energi yang berpaling ke dalam dan ke belakang, cocok untuk meninjau, merevisi, dan menengok kembali persoalan lama. Planet yang berbeda menekankan tema yang berbeda saat retrograde: Merkurius condong ke komunikasi, Venus ke perasaan, Mars ke tindakan. Semua ini adalah anggapan simbolis tradisional, dibagikan hanya untuk hiburan dan minat budaya.
Salah baca yang umum memperlakukan retrograde sebagai pertanda bahwa segalanya akan berantakan. Sebenarnya ia lebih mirip isyarat untuk menurunkan gigi, dorongan untuk memperlambat langkah dan memeriksa rincian, bukan vonis tentang bagaimana segala sesuatu akan berakhir.