Bulan purna menunjuk separuh siklus fase bulan dari bulan baru menuju purnama, ketika bagian bulan yang tersinari kian banyak hari demi hari, dari sabit tipis tumbuh menjadi bulan perempat awal, lalu mendekati purnama. Pada masa ini cahaya bulan di langit makin penuh.
Dalam astrologi dan budaya fase bulan, bulan purna berpadanan dengan energi 'tumbuh ke atas', melambangkan akumulasi, pendorongan, dan pembesaran. Karena bulan sedang 'menjadi penuh', tradisi menyarankan mendorong urusan ke depan pada masa ini: memulai proyek baru, membangun kebiasaan, dan membiarkan rencana yang sudah berjalan perlahan terbentuk, mengikuti momentum 'kian penuh'.
Banyak orang mewujudkan harapan yang ditabur saat bulan baru selangkah demi selangkah selama bulan purna, hingga menuai hasil saat purnama. Pandanglah bulan purna sebagai jendela 'mengisi tenaga dan mendorong'. Hal di atas adalah penafsiran astrologi, dibagikan hanya untuk hiburan dan minat budaya.