Dasar-Dasar Astrologi

Zodiak

Zodiak adalah sabuk yang tampak dilalui Matahari di langit sepanjang setahun, dibagi rata menjadi dua belas segmen yang berpadanan dengan dua belas rasi bintang yang kita kenal.

Dikenal juga sebagai: sabuk zodiak · dua belas rasi bintang

Dari Bumi, Matahari tampak bergerak menyusuri jalur tetap di antara bintang-bintang sepanjang setahun, dan jalur itu disebut ekliptika. Para pengamat kuno membelah sabuk di sepanjangnya menjadi dua belas bagian sama besar yang masing-masing tiga puluh derajat, lalu menamainya menurut pola bintang sepanjang jalan, sehingga lahirlah dua belas zodiak dari Aries hingga Pisces. Dari situlah zodiak berasal.

Astrologi Barat kebanyakan memakai zodiak tropis, yang dimulai dari titik ekuinoks musim semi dan mengikuti musim. Sistem kedua, zodiak sideris, berpatokan pada bintang yang sesungguhnya di langit, dan seiring waktu kedua sistem itu perlahan menjauh dengan selisih yang terus bertambah. Karena itu, Leo yang dibicarakan para astrolog tidak persis sejajar dengan rasi bintang yang diamati para astronom dengan nama yang sama. Keduanya adalah sistem yang berbeda dan tidak boleh dicampuradukkan.

Memahami zodiak adalah fondasi untuk memaknai setiap konsep astrologi lainnya. Hal di atas adalah pengenalan kerangka dari tradisi astrologi, dibagikan hanya untuk hiburan dan minat budaya.

Poin Penting

  • Sabuk yang dilintasi Matahari dalam setahun, dibagi menjadi dua belas
  • Zodiak tropis mengikuti musim, zodiak sideris mengikuti bintang sesungguhnya
  • Tidak sejajar persis dengan rasi bintang astronomi

Istilah Terkait

Lihat semua entri →

Kamus ini hanya untuk latar budaya dan hiburan, bukan nasihat profesional dalam bentuk apa pun.